Sunday, 3 April 2016

Penjelasan Megger atau Mega Ohm Meter

Meger adalah alat untuk mengukur besarnya nilai tahanan isolasi. Jenis megger adalah: 1.Megger dengan engkol sbg pembangkit tegangan. Sumber tenaga pada megger jenis ini berasal dari generator pembangkit tenaga listrik yang ada dalam alat ukur ini dan untuk membangkitkannya poros megger harus diputar; dengan alat penunjukannya jarum.

Megger dengan sumber tenaga dari baterai dan alat penunjukkanya berupa jarum juga. Salah satu contoh penggunaan dari alat ukur ini adalah untuk mengukur kemungkinan gangguan lain adalah terjadinya hubung singkat pada belitan antar phasa, antara phasa dengan bodi dan antar belitan pada phasa yang sama

Megger digunakan untuk mengukur tahanan isolasi instalasi tegangan menengah maupun tegangan rendah.  Untuk instalasi tegangan menengah digunakan Megger dengan batas ukur Mega sampai Giga Ohm dan tegangan alat ukur antara 5.000 sampai dengan 10.000 Volt arus searah.  Untuk instalasi tegangan rendah digunakan Megger dengan batas ukur sampai Mega Ohm dan tegangan alat ukur antara 500 sampai 1.000 Volt arus searah.

Ketelitian hasil ukur dari Megger ditentukan oleh cukup tidaknya tegangan generator / baterai yang dipasang pada alat ukur tsb. Dewasa ini telah banyak pula Megger yang mengeluarkan tegangan tinggi, yang didapatkan dari baterai sebesar 8 – 12 volt (megger dengan sistem elektronis). Megger dgn bateri umumnya membangkit kan tegangan tinggi yang jauh lebih stabil dibanding megger dengan generator yang diputar dengan tangan.

B.               PRINSIP KERJA MEGGER

Prinsip pengukuran Megger sama dengan ohm meter, yaitu memberikan tegangan dari alat ukur ke isolasi peralatan, dan karena nilai resistance isolasi ini cukup tinggi maka diperlukan tegangan yang cukup tinggi pula agar arus dapat mengalir. Tegangan pengukuran yang digunakan tergantung pada tegangan kerja dari alat yang akan diukur.
-         Perbedaan Cara kerja pada mega ohm meter jenis engkolan, analog dan digital

1.     Pada mega ohm meter jenis engkolan, skala telah ditetapkan serta batasan tahanan telah di tentukan  dan tegangan yang digunakan untuk mengukur tahanan isolasi pada motor dihasilkan dari putaran engkolan sesuai aturan mega ohm meter

2.     Pada mega ohm meter jenis analog, skala dapat diubah sesuai besarnya tahanan isolasi yang akan diukur, caranya dengan mengubah selector pada meger menuju batas ukur tahanan isolasi pada motor atau generatordan pada meeger jenis digital ini menggunakan baterai sebagai penghasil tegangan

3.     Pada mega ohm meter jenis digital, skala dapat diubah sesuai besarnya tahanan isolasi yang akan diukur, caranya dengan mengubah selector pada meger menuju batas ukur tahanan isolasi pada motor atau generatordan pada meeger jenis digital ini menggunakan baterai sebagai penghasil tegangan, yang membedakan menger jenis digital dengan engkol dan analog adalah pada hasil pembacaan pada meger apabila pada digital hasil nilai tahanannya berupa angka langsung sedangkan pada engkol dan analog masih menggunakan skala ukur

Tegangan untuk mengetes isolasi dapat diubah2 tergantung pada kelas isolasi yang digunakan seperti:
1.     Tegangan DC 500 Volt untuk mengukur        rangkaian tegangan rendah
2.     Tegangan DC 1000 Volt s/d DC 5000 Volt    untuk mengukur rangkaian tegangan          sampai dengan 6000 Volt.
Besar tegangan tersebut pada umumnya adalah  : 500, 1000, 2000 atau 5000 volt
Batas pengukuran dapat bervariasi antara 0,02 sampai 20 ohm dan 5  sampai 5000 ohm dll, sesuai dengan sumber tegangan dari megger tersebut.
Dengan demikian, maka sumber tegangan megger yang dipilih tidak hanya tergantung dari batas pengukur, akan tetapi juga terhadap tegangan kerja (system tegangan) dari peralatan ataupun instansi yang akan diuji isolasinya.

C.   JENIS – JENIS MEGGER

-         Megger dengan engkol sbg pembangkit tegangan. Sumber tenaga pada megger jenis ini berasal dari generator pembangkit tenaga listrik yang ada dalam alat ukur ini dan untuk membangkitkannya poros megger harus diputar; dengan alat penunjukannya jarum
-         Megger dengan sumber tenaga dari baterai dan alat penunjukkanya berupa jarum  juga. Megger yang mengeluarkan tegangan tinggi, yang didapatkan dari baterai sebesar 8 – 12 volt (megger dengan sistem elektronis). Megger degan baterai umumnya membangkit kan tegangan tinggi yang jauh lebih stabil dibanding megger dengan generator yang diputar dengan tangan.