Wednesday, 6 April 2016

Cara menggunkan Tester Grounding

Cara Penggunaan Tester Grounding

Cara Penggunaan Tester Grounding penangkal petir  untuk mengetahui besarnya tahanan sebaran grounding dengan cara: ...............


  • Hubungkan ground dengan Kutub (+) Colokan warna Hijau
  • Tancapkan Pasak sejauh 6 ~ 8 mtr dari posisi ground sebanyak 2 bh –  bisa membentuk sudut tertentu Minimal 15o
  • Dan Masing masing pasak di hubungkan dengan kabel le alat uji ( kyoritsu )
  • Posisikan Selector di 20
  • Dan Tekan – TEST
  • Hasil test 0,xx artinya hasil memang di bawah Nol
  • Catat hasil pengukuran (G1=…? G2=…?  dst )
  • Ulang pengetesan beberapa kali sambil goyang goyang Jepit buaya – sekiranya ada yang kurang terkonek dengan baik .
  • Setelah itu pindahkan Posisi Pasak dengan membuat sudut yang lebih besar 45, 90o , 180o ( semakin banyak sudut yang kita uji maka semakin lengkap data kita )
Dari data pengetesan grounding penangkal petir yang kita lakukan kadangkala kita mendapati hasil yang kurang rata ( hasil tidak sama ) hal ini disebabkan oleh ada perbedaan kwalitas tanah di sudut pengujian yang di lakukan ( kelembapan , tekstur , mineral dll ) akan mempengaruhi .
Bila mendapati hasil pengukuran tahanan grounding tidak Sama dari beberapa sudut berbeda maka Nilai Terrendah sebanyak 2 hasil pengukuran yang digunakan sebagai acuan.
Kenapa Demikian ? Sebab dengan asumsi bahwa saluran penetralan sudah ada dengan membentuk sudut minimal 15
Apa yang terjadi bila nilai tahanan grounding Penangkal Petir besar – Bisa dijelaskan dengan sederhana semisal Koneksi di Bak sambungan lepas yang terjadi bahwa arus petir akan lari tidak terkendali , demikian juga ketika nilai grounding penangkal petir besar – arus rambatan petir bisa mengenai perangkat penting yang ada .